Wednesday, August 31, 2011

Dream High!! ♥


I Dream High
I have a dream
When it’s getting hard
I close my eyes
And while replaying the moment my dreams come true
Then I get up and keep going

I shake in the face of fear
Today as well
I’m afraid to fly
In fear of falling down
Like a young bird

I keep on asking
Whether I can do this
Whether my dreams can come true
Whenever I make a step
Step by step
Again
The fear comes back

I Dream High
I have a dream
When it’s getting hard
I close my eyes
And while replaying the moment my dreams come true
Then I get up and keep going

I can fly high
I believe that
One day
Into the sky
I’ll spread my wings
And fly up higher than anyone before

I need courage
To help me get up
Brush the dust off
And
Need the courage
Which would make me jump up again

Believing in myself
And in my destiny
Once again
Risking everything
And
I’ll jump over the wall higher than myself

Dream high
A chance to fly high
From now on
Bye-bye to all the pains
Try and fly as high as those stars in the sky
Watch your dreams unfold
Time for you to shine
It’s the start
Got to make them mine
Don’t be afraid of building your own future
Walk on confidently with all your might
Destiny is your fate
Unstoppable destiny is spreading in front of us
This is a whole new fantasy for you
So
Just take my hand
Now
Our goal is the same
Don’t give up on your dreams and future
When we are young
Dream high everyone!

Dream High (Dream High OST) - Taecyeon (2PM) ft.  Suzy (Miss A) ft.  IU  ft.  JOO

Powered by mp3skull.com

Ost of Dream High
Gonna watch it when have free times
Oh please, not now! N-E-V-E-R

"When the other people of uncertain dreams and aims have high spirit, persistence and determination...
Why can't we as MUKMIN (Believers)??
For the CERTAIN DREAMS of Life and Hereafter!"
Gambatte Nee!~


- BACHELOR GRAD 2009 (23's) - MASTER GRAD 2012 (26's) -
- PHD GRAD 2015 (29's) -


Rabbuna Yassir!~

  
 Share This Post =)

Sunday, August 28, 2011

Rahasia Cinta...


 

Rahasia Cinta
Album : Biarkan Bintang Benderang
Munsyid : Zahyd
http://liriknasyid.com

Di saat ku goreskan seuntaian doa
Kan segera kurangkai dalam bingkai asmara jiwa
Tiada lagi kasihkan terucap di khatulistiwa
Yang terpancar hanyalah keagungan pada Mu Tuhan

Ku harapkan sentuhan bila saja nanti
Diriku terbuai dan terlena
Di limbahan dosa

Ku terkenang dalam titisan air mata ini
Dalam denyut nadiku pasrah sujud ku kepadaMu
Ku sadari diri Mu yang kudambakan 
Tiada kan pernah kulupakan
Diriku yang ternoda.....

Reff:
Dalam diriku yang lemah
Ku pasrah pada kebesaran Mu Tuhan (Ya Allah)
Biarkanlah hati ini
Menggapai rindu yang menyatu
Dalam keagungan rahasia cinta

Keagungan rahsia cinta...
Rahasia Cinta...

Pengirim : Mutia



 Share This Post =')

Tuesday, August 16, 2011

Sendiri Menyepi...


Sendiri Menyepi
Edcoustic
Album Muhasabah Cinta

Sendiri Menyepi..
Tenggelam dalam renungan
Ada apa aku.. Seakan ku jauh dari ketenangan...

Perlahan kucari, mengapa diriku hampa…?
Mungkin ada salah, mungkin ku tersesat..
Mungkin dan mungkin lagi…

Oh Tuhan aku merasa...
Sendiri menyepi...
Ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi.....

Sampai kapan ku begini..?
Resah tak bertepi..
Kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala...

Benderang di hidupku..

Ku ingin CahayaMu.. Benderang di hidupku...


Share This Post =)

Thursday, August 11, 2011

Sekeping surat cinta dari manusia yang malam-malamnya penuh cinta......

Surat cinta dari manusia yang malam-malamnya penuh cinta......
Ditujukan kepada insan-insan yang tersia-sia malamnya........



Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh............

Wahai orang-orang yang terpejam matanya!

Perkenankanlah kami, manusia-manusia malam menuliskan sebuah surat cinta kepadamu. Seperti halnya cinta kami pada waktu malam-malam yang kami sibuk di sepertiga terakhir. Atau seperti cinta kami pada keagungan dan rahsianya yang penuh pesona. Kami tahu dirimu bersusah payah lepas tengah hari berharap intan dan mutiara dunia. Namun kami tak perlu bersusah payah, sebab malam-malam kami berhiaskan intan dan mutiara dari syurga.

Wahai orang-orang yang terlelap,

Sungguh nikmat malam-malammu. Gelapnya yang pekat membuat matamu tak mampu melihat tenaga cahaya yang tersembunyi di baliknya. Sunyi senyapnya membuat dirimu hanyut tak menghiraukan seruan cinta. Dinginnya yang merasuk semakin membuat dirimu terlena, menikmati tidurmu di atas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja dibalik selimutmu yang demikian hangatnya. Aduhai kau sangat menikmatinya.

Wahai orang-orang yang terlena,

Ketahuilah, kami tidak seperti dirimu!! Yang setiap malam terpejam matanya, yang terlelap pulas tak terkira. Atau yang terlena oleh suasananya yang begitu menggoda. Kami tidak seperti dirimu!! Kami adalah para perindu kamar di syurga. Tak pernahkah kau dengar Sang Insan Kamil, Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya di syurga itu ada kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi dalamnya terlihat dari luar. Disediakan untuk mereka yang memberi makan orang-orang yang memerlukannya, menyebarkan salam serta mendirikan solat pada saat manusia terlelap dalam tidur malam.” Sudahkah kau dengar tadi? Ya, sebuah kamar yang menakjubkan untuk kami dan orang-orang yang mendirikan solat pada saat manusia-manusia yang lain tertutup mata dan hatinya.

Wahai orang-orang yang keluarganya hampa cinta,

Kau pasti pernah mendengar namaku disebut. Aku Abu Hurairah, Periwayat Hadis. Kerinduanku akan sepertiga malam adalah hal yang tak terperi. Penghujung malam adalah kenikmatanku terbesar. Tapi tahukah kau? Kenikmatan itu tidak serta merta ku kecapi sendiri. Ku bahagi malam-malamku yang penuh syahdu itu menjadi tiga. Satu untukku, satu untuk isteriku tercinta dan satu lagi untuk pelayan yang aku kasihi. Jika salah satu dari kami selesai mendirikan solat, maka kami bersegera membangunkan yang lain untuk menikmati bahagiannya. SubhanAllah, tak tergerakkah dirimu? Pedulikah kau pada keluargamu? Adakah kebaikan yang kau inginkan dari mereka? Sekadar untuk membangunkan orang-orang yang paling dekat denganmu, keluargamu?

Lain lagi dengan aku, Nuruddin Mahmud Zanki. Sejarah mencatatku sebagai Sang Penakluk kesombongan pasukan salib. Suatu kali seorang ulama tersohor Ibnu Katsir mengkomentari diriku, katanya, “Nuruddin itu sudah asyik dengan solat malam, banyak berpuasa dan berjihad dengan akidah yang benar.” Kemenangan demi kemenangan aku raih bersama pasukanku. Bahkan pasukan musuh itu terlibat dalam sebuah perbincangan seru. Kata mereka, “Nuruddin Mahmud Zanki menang bukan kerana pasukannya yang banyak. Tetapi lebih kerana dia mempunyai rahsia bersama Tuhan.” Aku tersenyum, mereka memang benar. Kemenangan yang kuraih adalah kerana doa dan solat-solat malamku yang penuh kekhusyukan.

Tahukah kau dengan orang yang selalu setia mendampingiku? Dialah Isteriku tercinta, Khatun binti Atabik. Dia adalah isteri solehah di mataku, terlebih di mata Allah. Malam-malam kami adalah malam penuh kemesraan dalam bingkai Tuhan. Gemerisik dedaunan dan desahan angin seakan menjadi teman kami saat mendung di mata kami jatuh berderai dalam sujud kami yang panjang.

Kuceritakan padamu suatu hari ada kejadian yang membuat belahan jiwaku itu tampak murung. Kutanyakan padanya apa gerangan yang membuatnya resah. Ya Allah, ternyata dia tertidur, tidak bangun pada malam itu, sehingga kehilangan kesempatan untuk beribadah. Astaghfirullaah, aku menyesal telah membuat dia kecewa. Segera setelah peristiwa itu ku bayar saja penyesalanku dengan mengangkat seorang pegawai khusus untuknya. Pegawai itu kuperintahkan untuk menabuh genderang agar kami terbangun di sepertiga malamnya.

Wahai orang-orang yang terbuai,

Kau pasti mengenalku dalam kisah pembebasan Al Aqsa, rumah Allah yang diberkati. Akulah pengukir tinta emas itu, seorang Panglima Perang, Shalahuddin Al-Ayyubi. Orang-orang yang hidup di zamanku mengenalku tak lebih dari seorang Panglima yang selalu menjaga solat berjama’ah. Kesenanganku adalah mendengarkan bacaan Al-Quran yang indah dan syahdu. Malam-malamku adalah saat yang paling ku tunggu. Saat-saat dimana aku bercengkerama dengan Tuhanku. Sedangkan siang hariku adalah perjuangan-perjuangan nyata, tanda cintaku padaNya.

Wahai orang-orang yang masih saja terlena,

Pernahkah kau mendengar kisah penaklukan Konstantinopel? Akulah orang dibalik penaklukan itu, Sultan Muhammad Al Fatih. Namun tahukah kau bahawa sehari sebelum penaklukan itu, aku telah memerintahkan kepada pasukanku untuk berpuasa pada siang harinya. Dan saat malam tiba, kami laksanakan solat malam dan munajat penuh harap akan pertolonganNya. Jika Allah memberikan kematian kepada kami pada siang hari disaat kami berjuang, maka kesyahidan itulah harapan kami terbesar. Biarlah siang hari kami berada di hujung kematian, namun sebelum itu, di hujung malamnya Allah temukan kami berada dalam kehidupan. Kehidupan dengan menghidupkan malam kami.

Wahai orang-orang yang gelap mata dan hatinya,

Pernahkah kau dengar kisah Penduduk Basrah yang kekeringan? Mereka sangat merindukan air yang keluar dari celah-celah awan. Sebab terik matahari terasa sangat menyengat, padang pasir pun semakin kering dan tandus. Suatu hari mereka sepakat untuk mengadakan Solat Istisqa yang langsung dipimpin oleh seorang ulama di masa itu. Ada wajah-wajah besar yang turut serta di sana, Malik bin Dinar, Atha’ As-Sulami, Tsabit Al-Bunani. Solat dimulai, dua rakaat pun selesai. Harapan terbesar mereka adalah hujan-hujan yang penuh berkah.

Namun waktu terus berganjak siang, matahari kian meninggi, tak ada tanda-tanda hujan akan turun. Mendung tak datang, langit membisu, tetap cerah dan biru. Dalam hati mereka bertanya-tanya, adakah dosa-dosa yang kami lakukan sehingga air hujan itu tertahan di langit? Padahal kami semua adalah orang-orang terbaik di negeri ini?

Solat demi solat Istisqa didirikan, namun hujan tak kunjung datang. Hingga suatu malam, Malik bin Dinar dan Tsabit Al Bunani terjaga di sebuah masjid. Saat malam itulah, aku, Maimun, seorang pelayan, berwajah kuyu, berkulit hitam dan berpakaian usang, datang ke masjid itu. Langkahku menuju mihrab, kuniatkan untuk solat Istisqa sendirian, dua orang terpandang itu mengamati gerak gerikku.

Setelah solat, dengan penuh kekhusyu’an kutadahkan tanganku ke langit, seraya berdo’a :
“Tuhanku, betapa banyak hamba-hambaMu yang berkali-kali datang kepadaMu memohon sesuatu yang sebenarnya tidak mengurangi sedikit pun kekuasaanMu. Apakah ini kerana apa yang ada padaMu sudah habis? Ataukah perbendaharaan kekuasaanMu telah hilang? Tuhanku, aku bersumpah atas namaMu dengan kecintaanMu kepadaku agar Engkau berkenan memberi kami hujan secepatnya.”

Lalu apa gerangan yang terjadi? Angin langsung datang bergemuruh dengan cepat, mendung tebal di atas langit. Langit seakan runtuh mendengar do’a seorang pelayan ini. Doaku dikabulkan oleh Tuhan, hujan turun dengan derasnya, membasahi bumi yang tandus yang sudah lama merindukannya.

Malik bin Dinar dan Tsabit Al Bunani pun terasa hairan dan kau pasti juga hairan bukan? Aku, seorang budak miskin harta, yang hitam pekat, mungkin lebih pekat dari malam-malam yang kulalui. Hanya manusia biasa tapi aku menjadi sangat luar biasa kerana doaku yang makbul dan malam-malam yang kupenuhi dengan tangisan dan taqarrub padaNya.

Wahai orang-orang yang masih saja terpejam,

Penghujung malam adalah detik-detik termahal bagiku, Imam Nawawi. “Suatu hari muridku menanyakan kepadaku, bagaimana aku boleh menciptakan berbagai karya yang banyak? Bila aku beristirehat, bagaimana aku mengatur tidurku?” Lalu kujelaskan padanya, “Jika aku mengantuk, maka aku hentikan solatku dan aku bersandar pada buku-bukuku sejenak. Selang beberapa waktu jika telah segar kembali, aku lanjutkan ibadahku.”
Aku tahu kau pasti berfikir bahwa hal ini sangat sulit dijangkau oleh akal sihatmu. Tapi lihatlah, aku telah melakukannya dan sekarang kau boleh menikmati karya-karyaku.

Wahai orang-orang yang tergoda,

Begitu kuatkah syaitan mengikat tengkuk lehermu saat kau tertidur pulas? Ya, sangat kuat, tiga ikatan di tengkuk lehermu! Dia lalu menepuk setiap ikatan itu sambil berkata, “Hai manusia, engkau masih punya malam panjang kerana itu tidurlah!.”

Hei, sedarlah, sedarlah, jangan kau dengarkan dia, itu tipu muslihatnya! Syaitan itu berbohong kepadamu. Maka bangunlah, bangkitlah, kerahkan kekuatanmu untuk menangkal godaannya. Sebutlah nama Allah, maka akan lepas ikatan yang pertama. Kemudian, berwudhulah, maka akan lepas ikatan yang kedua. Dan yang terakhir, solatlah, solat seperti kami, maka akan lepaslah semua ikatan-ikatan itu.

Wahai orang-orang yang masih terlelap,

Masihkah kau menikmati malam-malammu dengan kepulasan? Masihkah? Adakah tergerak hatimu untuk bangkit, bersegera, mendekat kepadaNya, bercengkerama denganNya, memohon keampunanNya, meski hanya 2 rakaat? Tidakkah kau tahu, bahwa Allah turun ke langit bumi pada 1/3 malam yang pertama telah berlalu. Tidakkah kau tahu, bahwa Dia berkata, “Akulah Raja, Akulah Raja, siapa yang memohon kepadaKu akan Kukabulkan, siapa yang meminta kepadaKu akan Kuberi, dan siapa yang memohon ampun kepadaKu akan Ku ampuni. Dia terus berkata demikian, hingga fajar merekah.”

Wahai orang-orang yang terbujuk rayu dunia,

Bagi kami, manusia-manusia malam, dunia ini sungguh tak ada ertinya. Malamlah yang memberi kami kehidupan sesungguhnya. Sebab malam bagi kami adalah malam-malam yang penuh cinta, sarat makna. Masihkah kau terlelap? Apakah kau menginginkan kehidupan sesungguhnya? Maka ikutilah jejak kami, manusia-manusia malam. Kelak kau akan temukan cahaya di sana, di waktu sepertiga malam. Namun jika kau masih ingin terlelap, menikmati tidurmu di atas pembaringan yang empuk, bermesraan dengan bantal dan gulingmu, bergeliat manja di balik selimutmu yang demikian hangatnya, maka surat cinta kami ini sungguh tak bererti apa-apa bagimu.

Semoga Allah mempertemukan kita di sana, di syurgaNya, mendapati dirimu dan diri kami dalam kamar-kamar yang sisi luarnya terlihat dari dalam dan sisi dalamnya terlihat dari luar. 

Semoga kisah benar orang-orang besar itu menjadi pemangkin memberi semangat kepada kita untuk mengikuti jejak mereka. Apatah lagi di bulan yang mulia ini.. Ramadhan Al-Mubarak.. 
Peringatan untuk diriku dan insan-insan kesayanganku...


Sumber: http://www.facebook.com/photo.php?fbid=2096953117496&set=a.1880347982503.102080.1655416861&type=1&ref=nf

Share This Post =')

Tuesday, August 9, 2011

Cintai Ulama dan Hukama


Lukman al-Hakim berpesan pada anaknya...

"Ya Bunayya, Jaalis al-Ulamak wa Istami' Kalaam al-Hukama..."

"Wahai Anakku...... bergaul lah dengan ulamak dan dengarlah perkataan ahli hikmat..."



Abah: harap hafal yang abah kirim ni terutama dalam bahasa arab.
Adah: Tq bah =) 

Share This Post =)

UJIAN KASIH...


Bahagianya kekasih Allah dihadiahi ujian yang amat hebat sebagai tanda KasihNya...
Begitulah rupanya berkasih dengan Allah..
Tak akan dibiarkan terlena dalam kenikmatan yang melimpah tetapi dilindungi dan diberi cubaan dan ujian berterusan...
Panjatkan kesyukuran kerana itu tanda Allah sayangkan hambaNya...
Allah Maha Tahu apa yang terbaik buat hambaNya...

from Ukht Sa. Syukran ukht;
 
 Share This Post =)

Doa Cinta...



Ya Allah...
Jadikanlah insan yang aku sayangi ini...
Tidak hanya mulia di dunia..
Tetapi kurniakanlah jua padanya kemuliaan di akhirat sana..


Jagalah hatinya...
Peliharalah imannya..
Teguhkanlah taqwanya..
Agar sentiasa tenang jiwanya..
Mendamba keredhaan serta cintaMu..


Amiin....


 
 Share This Post =)

Friday, August 5, 2011

Dari Sujud ke Sujud....

Dari Sujud ke Sujud (Marshanda/Oki Setiana/Dewi/Dude Harlino/Andi Arsyil/Kholidi)
OST Drama KCB Baru : Dari Sujud Ke Sujud








DOWNLOAD SONG


Bagaimana ku jelaskan cinta...?
Karna itu tak dapat dijabarkan...
Sesuatu yang indah terlahir dari rasa...
Dan rasa itu karunia Ilahi..

Dari Sujud ke Sujud...

Bagaimana ku jelaskan cinta...?
Bila malu selalu melandaku...?
Semua rasa itu.....malu resah bahagia...
Takut dan cemburu pun.... karunia Ilahi...


Dari Sujud ke Sujud
Sejuta doa ku lebur untuk cinta...
Dalam hati anak-anak manusia...

Hablumminannas.....

Dari Sujud ke Sujud...
Ku tasbihkan hanya untuk cinta...
Subhanallah cinta kita terus bertasbih...

Bagaimana ku jelaskan cinta...?
Karna itu tak dapat dijabarkan...
Sesuatu yang indah terlahir dari rasa...
Dan rasa itu karunia Ilahi...............................

Bagaimana ku jelaskan cinta...?
Bila malu selalu melandaku...?
Semua rasa itu... malu resah bahagia...
Takut dan cemburu pun... karunia Ilahi...

Dari sujud ke sujud...
Sejuta doa ku lebur untuk cinta..
Dalam hati anak-anak manusia....

Hablumminannas....

Dari Sujud ke Sujud...
Ku tasbihkan hanya untuk cinta...
Subhanallah cinta kita terus bertasbih...

Dari Sujud ke Sujud...
Ku tasbihkan hanya untuk cinta..
Subhanallah cinta kita terus bertasbih....

Subhanallah...
Subhanallah...
Subhanallah...
Dari Sujud ke Sujud



Bagaimana ku jelaskan cinta..?;


 Share This Post =)

HANYA HAMBA ALLAH.....


"Hanya Hamba Allah"
Opick feat dik Amanda
>> DOWNLOAD HERE

Hidup di dunia..
Hanya sebentar saja...
Bila duka bila tawa...
Semoga hati kembali pada Nya...

Waktu yang berlari...
Takkan pernah bisa kembali lagi...
Bila perih bila sedih..
Air mata bukan segalanya...


Hanya hamba Allah yang selalu berserah..
Hanya hamba Allah yang selalu berpasrah...
Karna segalanya tergantung pada Nya...
Hanya pada Dia semua bermuara..

Detik waktu kan berlalu...
Suka duka kan berlalu...
Tiada lah semua abadi...
Tangis tawa air mata...
Semua kan berlalu dan pergi..
________________________________________________

 Mengharapkan hanya Tuanku, Allahku...
Yang akan menyelesaikan segala soal hatiku..
Dengan berkat bulan Ramadhan yang ditunggu..
Kerna aku hanyalah hamba yang buntu..
Dan dia juga hamba yang kaku..
Dan mereka pun jua hamba yang tidak tahu ..
Kita semua hanyalah hamba yang tidak mampu...
Hanya padaMu kami mohon kekuatan Wahai Tuhanku...


Share This Post =')

Monday, August 1, 2011

Bila Cinta Berputik. Adakah Dia Jodohku?



"Tiada terfikir
Terlintas
Engkau akan tiba
Membawa perangsang.


Tiada terfikir
Terlintas
Engkaukan membuka
Sempadan perasaan.."

"Bunga kembang bertali hati, Bunga kembang di puncak akli.."
Begitu indah cinta, membawa perasaan yang tidak dapat digambarkan dengan kata-kata. Akan tetapi diluah melalui boneka jasad serta lirikan mata, lidah kelu diam seketika, jantung berdegup pantas tidak mencemaskan tetapi indah.
Remaja pada awalan usia mereka merasakan diri mereka ingin dicintai dan ingin mencintai. Akhirnya mencari cinta. Cinta pada usia muda yang sering digelar cinta monyet.
Tidak kurang pula ketika mereka melangkah ke menara gading. Mitos memaksa mereka mencari pasangan sebelum mendaki anak tangga pentas konvokesyen, kononnya, menara gading tempat mencari pasangan hidup yang akan hidup bersama mereka selepas graduasi.
Akan tetapi, alangkah sedihnya cinta yang berputik dan berbunga-bunga akhirnya tewas, melebur membentuk luka yang pedih dan sakit. Sesak nafasnya!
Lebih teruk kesannya jika apabila mereka sedar (meskipun tidak mengakui atau tidak menunjuk) bahawa perjalanan kisah cinta mereka telah pun melangkaui batasan agama, bersentuhan, berkucupan, berkhalwat dan terlanjur. Malu dan kesal serta sedih kerana diri telah menjadi tidak suci dan kotor, akan tetapi orang yang bersama-sama untuk berkongsi kotor dan jijik tidak lagi bersama. Risau pula jika perbuatan mereka dikhabarkan.
Yang nyata dan pasti, kamu tidak terlepas dari pandangan Allah dan Allah mengetahui perbuatan kemungkaran kamu. Taubatlah!
Jika kamu merasakan dia jodohmu, adakah dia mengajak kamu kepada kebaikan lebih banyak daripada membawa kamu kepada kemungkaran?
Oleh sebab itu, saya ingin mengajak para adik-adik untuk berfikir sejenak apakah niat kita bercinta dan di mana kita mahukan ia berakhir? Terutamanya adik-adik yang bakal bergelar graduan.
"Ketika cinta kamu berputik pada si dia dan kamu sendiri mengakui di dalam hati kamu bahawa kamu ada rasa sayang pada dia, dan hati kamu punya rasa cinta padanya, renung seketika, di mana kamu ingin meletakkan cinta Allah yang jauh lebih hebat dari dia."
"Jika cinta Allah lebih kamu sayang, letaklah cinta Allah sebagai batasan pergaulan kamu."
"Apabila kisah cinta mula melorot dari satu episod ke satu episod yang lain. Renung kembali apa salahnya kamu pada Allah dan apa ajarannya telah kamu ikuti?"
Pada ketika itu, fikirlah adakah pernikahan yang kamu cari atau hanya suka-suka? Jika suka-suka, tiada cinta yang berharga dari kamu dan untuk kamu. Jika pernikahan yang kamu cari, maka tidak usahlah buang masa lagi. Dekatilah pernikahan kerana kamu perlu mencari keredhaan Allah.
Bersama keredhaan Allah, langkah-langkah kamu menghampiri pernikahan sangat mudah jadinya. Kadang-kala di luar jangkaan kamu. Namun, jika dugaan yang datang, tabahkan hati tetapkan niat kamu untuk mencapai keimanan yang lebih baik melalui pernikahan.
Kerapkan menunaikan solat sunat tahajjud dan istiqarah. Mohonlah ditunjukan jalan dan memastikan dialah jodoh kamu. Jika tidak diilhamkan bahawa dia adalah jodoh kamu, terima qada Allah, teruskan kehidupan dan persahabatan, serta carilah pasangan yang bakal menjawab istiqarah sebagai jodoh kamu.
Jauhi dari hati yang makin berbunga dan berputik cinta walhal kita sebenarnya jauh dari jodoh. Itu hanya melukakan hati yang sangat lembut ini.
Cinta sesama manusia tentu tidak setanding dengan cinta dari Allah S.W.T, tetapi, kerana cintakan Allah, kita mencintai manusia juga.
Cinta berputik biar bertapis. Agar diberkati dan diredhai Allah S.W.T.
Artikel iluvislam.com
SUMBER: http://www.iluvislam.com/tazkirah/remaja-a-cinta/3263--bila-cinta-berputik-adakah-dia-jodohku.html

♥     ♥     ♥     ♥     ♥     

Syahadah Says:



Macamni lah kalau duk menghadap laptop je...
Kalau dah jammed kepala duk menaip dan baca artikel2 ilmiah, mesti ana akan baca artikel2 dan tazkirah yang best. Khususnya di iluvislam.com, sambil mendengar I luv Islam Radio juga, cause I LOVE ISLAM!


Kadang-kadang terfikir, Memang Takdir Allah tentukan ana dengan laptop.
Sedangkan dahulu Zero tentang laptop dan teknologi!
Tingkatan Tiga pun masih tak pandai guna Microsoft Word! (+_+)'
Teruk betul rasanya masa tu.
Apatah lagi design mendesign dan internet stuff.


Alhamdulillah Ya Allah..
Sekarang bolehlah guna Photoshop, Illustrator, Indesign, Flash, Web Design dll..
Alhamdulillah..


Semasa undergraduate dahulu, ana merupakan Exco Media dan Penerbitan
Lajnah Hal Ehwal Wanita dan Mahasiswi PMIUM.
Masa tu banyak kerja dengan laptop. Jatuh cinta ~~~~ 
Then sebab terlalu banyak menaip, my hand got some sort of  burning mark.
Dan masa buat paper projek Last year pun, kena juga.
Sekarang dah datang balik penyakit ni.
Mengadap laptop je. 
Tapi dah beli keyboard sambung, untuk bagi feel menaip ala2 pejabat (ada pulak macam tu =P ), so I think it will be ok Insya Allah.


Tapi tak mengapalah kalau got burning mark.
Kalau itu bisa jadi mysyahadah (kesaksianku) di akhirat kelak.
Dan juga laptopku, menjadi mysyahadah juga.
Dan juga blog ini, dan hasil coretanku @ perkongsianku (copy-paste) ini bisa jadi mysyahadah..


Kadang-kadang kerana keterbatasan masa untuk ke luar..
Membuat diri ini di rumah sahaja (mengadap laptop)..
Dan kerana bateri laptopku yang sudah 'kong'..
Tapi still, we should say hello to the world.
So, thanks to facebook, blog dll..
Untung2, kalau ana tak dapat pergi bagi kuliah/perkongsian/usrah dll, boleh lah secara maya.
Ballighu Anni Walau Aayah.. (sampaikan dariku walau sepotong ayat).. pesan Nabi saya..
Dan penyampaian itu, bukan hanya pada lisan, kan..?


Kerana itu, gagah-gagah ana mencuba ingin dapatkan Samsung Galaxy Tab.
Walaupun harganya bukanlah murah (tapi tidaklah semahal iPad)




Bila kita berazam, bertawakkallah pada Allah, Sang Pemberi Rezeki.
Tapi perlu define betul-betul, sebarang perkara yang kita mahu "Apa ia suatu kePERLUan? atau hanya keHENDAK sahaja?" Kerana "TIDAK SEMUA KEINGINAN HARUS DIPENUHI"
Insya Allah, semoga pelaburan ini, akan berbaloi.
Untuk dunia ku, dan paling paling pentingnya, untuk akhiratku.


Kerna ana tidak mahu di rumah sahaja.
Ana masih mahu keluar rumah berjumpa warga dunia, tapi masih tetap meneruskan kerja-kerja "Perkeranian" =P Kerna ana ini selalu sahaja dilantik menjadi Setiausaha, dari Darjah Lima lagi ^_^
Kadang-kadang ada Kertas Kerja, Report dsb yang perlu disiapkan.
Bukan hanya Kertas Kerja, Report dunia akademik dan Pengajian Tinggi.
Dan ana juga mahu serius menjadi PENULIS!
Aamin..aamin.... =')


Ana mahu menjadi manusia yang seimbang, khalifah yang bersifat wasatiyyah.
Menggunakan sepenuhnya potensi diri yang dikurniakan Allah.. malahan mencabar dan mengoreksi lagi kelebihan dan bakat terpendam yang Allah beri.. bahkan mampu juga dilatih dan ditempa sekiranya tidak ada (jika sememangnya ia diperlukan).


Hm.. tak tahu cakap apa pula..
Berbalik pada tajuk di atas, menarik.. kan..?
Bila Cinta Berputik. Adakah Dia Jodohku?
Insya Allah, kita harus yakin (bak sinar mutiara dari seorang murabbiahku)
"Jika selama ini kita yakin bahawa betapa halus dan cantiknya perjalanan hidup kita yang telah ditentukan oleh Allah, Insya Allah.. dalam 'soal' sepenting ini (yang menentukan Sa'adah kita, Syaqawah kita), pasti DIA tidak akan sesekali tinggalkan kita!"


Di Group FB kami, ada sahabat ikhwah yang mengujarkan:
"Tidak semestinya kita kahwini orang yang kita cintai, namun semestinya kita cintai orang yang kita kahwini.."
Dan ana menyetujuinya, dan turut menambah:
"Bertuah kalau mengahwini orang yang kita cintai. Kerana falsafah perkahwinan adalah perasaan mawaddah (cinta). Dengan cinta, rumahtangga menjadi 'hidup'. Namun, Allah Maha Tahu Yang Terbaik. Dia tidak akan pernah SESEKALI menzalimi hambaNya.."
Dan beliau membalas lagi:
"Jangan takut untuk bercinta.. tapi takutlah kepada Pencipta cinta.." 
~Nasihat buat yang belum bercinta~


Ok, Salam Ramadhan..
Remember: "RAMADHAN IS NOT A REHEARSAL"
Ramadhan - MONTH WE ALL ADORE!  ~~~~~~~~~~ ♥ ♥ 
"...Ku mengaharapkan Ramadhan kali ini penuh makna...."




My Heartstrings is singing ;

 Share This Post =)