facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Travel
  • Life Style
    • Category
    • Category
    • Category
  • About
  • Contact
  • Download

Inspirasi Syahadah

Everyday is a miracle :)


Kenangan menjadi MAHASISWA TAHUN AKHIR SEBUAH VARSITI PERDANA akan mekar selamanya. Alhamdulillah Allah memudahkan urusan...

Terima kasih pada semua yang terlibat secara langsung atau tak langsung. Kalian semua sangat berjasa dalam hidupku. Mengingatnya menimbulkan kekaguman pada kuasa Allah. Benar, Allah ada untuk kita.

Masih segar di helaian minda, Pilihanraya Kampus menuntut upaya yang bukan sedikit. Siri meeting membawa ke dini pagi. Gerakerja harus dicermati. Hampir 3 semester menanggapi tugas sebagai Setiausaha 1 sebuah badan non-profit bernama 'Pro-Mahasiswa'. Kata senior "Kita mahasiswa terpaksa berhadapan dengan HEP, pentadbiran dan polis.." Ia terbayar dengan air mata dan sujud dahi ke tanah di debu-debu halaman DTC... Kemenangan untuk kebenaran dan keadilan... Alhamdulillah sempat merasa sebelum aku grad... 3 tahun aku merana.. (kerna......)

Juga kenangan bertungkus lumus dengan paper project, buku rujukan yang bertimbun2 (main reference book basah dek kopi Radix..huhu. kenangan...nasib baik buku sendiri) dan insan2 yang perlu dijumpai untuk menyempurnakan kajian.

Belum dikira dengan helaian nota kuliah yang perlu dicermati. Semoga jangan disebabkan paper project ini maka terkandas pula dalam peperiksaan. Na'uzubillah...

Dan belum dikira juga dengan kegawatan ekonomi dalam menyempurnakan tahun terakhir pengajian. Dihias pula dengan beberapa siri ujian. Rumah sewaku dipecah pencuri (Alhamdulillah ada yang bangun qiam sempat menjerkah padanya. Terima kasih Kak Ira!), Kamera Digital Olympus ku dicuri (Ani sahabat baikku meminjamnya untuk tujuan paper project nya. Diragut di belakang APIUM, habis satu bag nya. Dengan laptop Ani, buku rujukan juga duit2 yang agak banyak. Ani terpaksa extend kerana semua maklumat dan bahan ada dalam laptop itu. Sabar ye Ani!) Sungguh! Ia kenangan terindah. Belum dikira masalah hati. Diuji tetapi tetap merasakan Allah bersama kita. Ia suatu pengalaman yang tidak boleh ditukar ganti.

Result pun dah dapat. Dan berita gembira, Alhamdulillah jam kredit telah dikira. Terima kasih pada pihak pentadbiran APIUM dan ISB Fakulti Sains, juga pengurusan UM. Insya Allah akan grad 12/8 ini, (Rabu), sesi pagi. Doakan ye sahabat2.

Alhamdulillah sempat berjumpa dengan Tuan Haji Ismail di Hotel De Palma Ampang ketika Kuliah Perubatan JAWI.



Alhamdulillah Allah masih mengizinkan aku mampu mengekalkan pointer 3 dan ke atas. Alhamdulillah. Walaupun jauh bezanya dengan kawan-kawan satu course dan mahasiswa yang lain..aku akan tetap mengucapkan syukur pada Nya sebab Dia telah memudahkan jalan aku..

Allah telah menunjukkan jalanku.. memimpin tanganku..menuntun langkahku... Dia telah menentukan bidangku...pengkhususanku...jam kreditku...subjekku...keputusan peperiksaanku..perbelanjaanku...perasaanku... masalahku...ujianku... semuanya Dia telah tentukan..Tiada yang lain..kecuali Dia..

SaLaM WiSuDa
-Syahadah-
August 07, 2009 No Comments

Resah yang ku
Ubah dalam kata
Melukiskan kesunyian
Tanpa Engkau aku tak mengerti

Meski
Pagi itu indah tapi
Akan sunyi tanpaMu
Menemani aku sepi

Tanpa.. CintaMu aku resah
Tanpa.. KasihMu aku hampa
Tanpa.. DiriMu aku mati

Kini benar-benarku rasakan
Dalam relung hatiku
TanpaMu
Aku tak mengerti

Takut
Takut jauh dari diriMu
Dan Kau tinggalkan aku sendiri
TanpaMu ku mati
August 02, 2009 No Comments

Andaikan diriku bisa
Seperti yang lain
Yang Kau sayang
Yang Kau rindukan
Yang Kau cintai

*
Aku lemah tanpaMu aku lelah
Aku sungguh tak berdaya
Tolongku
Tolongku
Yaa Allah

Reff:
Setiap air mataku mengalir
Allah aku lemah dan tak berarti
Setiap derai tangis membasahi
Allah jangan tinggalkan aku lagi

**
Aku sayang Allah
Aku rindu Allah
Aku Cinta Allah

Back to *
Back to Reff
Back to **
Back to Reff

By Wali
July 01, 2009 No Comments
Assalamu'alaikum.
Semoga bermanfaat.....
Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.

Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.

Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.

Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung . Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan "tidur". Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.

Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, "Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?"

Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.

" Ada empat hal yang harus Anda perhatikan," begitu beliau memulai penjelasannya.


RAHASIA PERTAMA



"Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).

Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.

Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu.... baru kemudian ayahmu dan gurumu.
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah." Beliau mengambil napas sejenak.

RAHASIA KEDUA




"Kemudian yang kedua," beliau melanjutkan. "Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.

Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, 'Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.' Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.

Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.

Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.



RAHASIA KETIGA




"Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka," begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. "Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya."

"Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga", saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).

"Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ," tanya beliau..

"Ya, bagaimana caranya?" jawab saya.. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.

"Banyaklah menolong orang.. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!" jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras. "Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula."

"Walau pun itu orang kaya?" tanya saya.

"Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah."

"Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri," saya bertanya lagi.

"Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu," jawab beliau. "Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda."



RAHASIA KEEMPAT




Wah, makin menarik, nih. Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.

"Yang keempat nih, Mas," beliau memulai. "Jangan mempermainkan wanita".

Hm... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.

"Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil."

"Lalu?" saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.

"Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya."

Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.

"Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Merasa "keadilan" yang dikatakan Al Qur'an hanya berupa keadilan material. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya," beliau melanjutkan.

Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.

Perbincangan ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang....

oleh: Probo Jatmiko


Forward keteman -teman,Insya Allah dapat pahala, setidaknya sedekah Email

July 01, 2009 No Comments
Alhamdulillah kita sempat bersua lagi
Ternyata Allah masih mengurniakan kita nikmat ini
Terasa sangat sangat sangat rindu untuk berblogging
Maaf pada sahabat-sahabat yang selalu menjengah ke blog ana..
Namun hanya post lama yang tinggal..seputar hujung sem lepas

Sem ini pun sudah hampir melabuhkan tirainya..
Ana minta maaf pada sahabat2 semua..
Mungkin atas sebab kesibukan jua masalah dengan laptop lama.
Alhamdulillah ana sudah mendapat laptop baru-aspire 2930
Alhamdulillah..ringan dan kecil..senang di bawa.. Jua agak laju
Dan ramai yang berkenan dengan cahaya yang terpancar pada perkataan 'acer'


Ana sebetulnya di tahun-tahun akhir ini agak sibuk dengan paper projek
Ana buat mengenai "Penggunaan Perubatan Jawi dalam Merawat Penyakit Dunia Moden (Ketoksikan Badan); Kajian di HPA dan Universiti Malaya'
Tapi sebenarnya ana juga agak kurang pasti adakah ana dapat grad sem ini.
Kerana course biohealth, paper projek dan latihan industri tidak dikira dalam jam kredit.
Apapun, sekarang perbincangan untuk meluluskannya sudah di peringkat Senat Universiti (menurut Dr Sharifah Hayaati dan Dr Naemah)
Justeru, untuk sem ini ana menghabiskan semua subjek wajib. Alhamdulillah, semua tak bertembung. Selebihnya ana serah pada ALLAH. Apapun, ana akan fight for it! hehe. Insya Allah.. Sahabat-sahabat tolong doa ea..

Baru-baru ini ana turun ke Sungai Petani (HPA City) ditemani sahabat seperjuangan, Kak Maisarah Salwani yang baik hati. Alhamdulillah, kami sempat bertemu Pak Agus Hidayat, dan juga En Hafidz. Kebetulan, kak Maisarah tiba-tiba obses untuk menjalankan kajian juga tentang HPA. Memandangkan dia fakulti Sastera dan Sains Sosial, justeru, dia memilih untuk membuat tesis undergraduate tentang HPA. Syaratnya sejarah itu sudah 10 tahun dan ke atas. (nanti ana post lagi tentang HPA)


Jawi Herb Shop-banyak herba, akar kayu, madu dsb yg jarang ada di pasaran


Banyaknya kitorang makan...huhu (entah bila lagi nak jumpa? hehe)


Malamnya Pak Agus jemput kami join, kebetulan ada prog untuk wakil yang uruskan
Cawangan gudang HPA dari seluruh negara (tiba-tiba kena tanya oleh Ustaz ni, glamer jap... : )


Jumpa lagi sahabat ukhwah fillah
Wassalam wbt ^_^

March 08, 2009 1 Comments



TUHAN betapa aku malu atas semua yang KAU beri..
Padahal diriku terlalu sering membuatMU kecewa..

Entah mungkin karna ku terlena..
Sementara ENGKAU beri aku kesempatan berulang kali agar aku kembali...

Dalam fitrahku sebagai manusia untuk menghambakanMU..
Betapa tak ada apa-apanya aku dihadapanMU

Aku ingin mencintaiMU
Setulusnya, sebenar-benar aku cinta
Dalam do'a... dalam ucapan... dalam setiap langkahku
Aku ingin mendekatiMU selamanya..

Sehina apapun diriku..
Ku berharap untuk bertemu denganMU...
YA RABBI....
March 08, 2009 No Comments
Tahun Hijrah

Tahun baru hijrah 1430 menjelang, meninggalkan kenangan terindah yang berlalu dalam hidupku, dan juga kenangan-kenangan pahit yang tak ingin kukenang lagi. Doa akhir tahun dan juga awal tahun yang kubaca, moga-moga menjadi nyata. Siapa yang membaca doa akhir tahun, maka dosanya satu tahun lampau akan diampunkan. Mudah-mudahan.. Dan siapa yang membaca doa awal tahun dengan penuh ikhlas, Allah akan mengirimkan malaikat untuk menemaninya seputar setahun ke depan. Insya Allah..


Tahun Masihi

Tahun Masihi 2009, aku mula menginjak ke angka 23, walau 2 hari sebelum itu baru ku sambut hari lahirku yang ke 22, aku perlu terima hakikat bahawa umurku sudah 23. Menginjak ke fasa itu, semakin banyak agenda yang harus direncanakan buru-buru menerjah pemikiranku. Umpamanya cetusan pemikiranku untuk meraih master di bangku sekolah menengah tidak sama dengan cetusan pemikiranku di tahun ini. Sekarang ini, segala-galanya harus disusuli dengan plan jangka panjang, Plan A atau mungkin Plan B. Segalanya harus disusuli dengan piawaian 'jejak ke tanah', yang bersifat praktikal bukannya sekadar teoritikal. Agar hasilnya mampu dicapai.


Semester Baru

Setiap semester baru adalah hope and change. Walau diakui sistem semester yang digagaskan di universiti merencatkan mahasiswa, namun ternyata ada juga pro nya. Aku berupaya mensinergikan kembali segala azam-azamku. Mungkin muhasabah dari azam dahulu. Azam 6 bulan sekali. Bagus juga. Post mortem perdana dwi tahunan! Kalau dulu di sekolah post mortem perdana setahun sekali.





January 01, 2009 No Comments
Newer Posts
Older Posts

About me



A simple me, Syahadah Hafeezah.
Co-Founder at
MYHEAVEN GROUP SDN. BHD.
Printing | Boutique

Follow Us

Labels

Arkib Syahadah bayi berbuka berpuasa Bingkisan_Mujahidah breastfeeding Buatmu Akhawat Fillah cinta cirit-birit DIARI HIDUP fidyah Free Wallpaper Gerbang Pendidikan Hadith Habibi hari lahir Hari-hari adalah Perjuangan Hari-Hari adalah Perjuangan.. Hebahan ibu Info Inspirational Motivational jannah Jurnal Kesyukuran Lagu Ini Me Myself and I MOTIVATION Muhasabah Cinta muslimah Nasihat Buat Puteri Nasyeed Parenting penyusuan perkahwinan perubatan qadha puasa Ramadhan sabar sakit perut Sembang Buku Sembang_Buku Sembang_Isu Seputar Kemahasiswaan suami Tafsir Hati Tasyji' tazkeerah.net Tazkirah tinta_kejora TIPS uzur Wacana_Fikrah walimah WALIMAH CINTA Walimah Sakinah WOMENS HEALTH

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2018 (1)
    • ▼  November (1)
      • Blog My Love
  • ►  2016 (3)
    • ►  September (1)
    • ►  May (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2014 (9)
    • ►  November (1)
    • ►  July (4)
    • ►  June (1)
    • ►  February (3)
  • ►  2013 (2)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
  • ►  2012 (6)
    • ►  October (1)
    • ►  July (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (3)
  • ►  2011 (128)
    • ►  December (1)
    • ►  November (3)
    • ►  October (8)
    • ►  September (6)
    • ►  August (11)
    • ►  July (7)
    • ►  June (6)
    • ►  May (15)
    • ►  April (17)
    • ►  March (14)
    • ►  February (21)
    • ►  January (19)
  • ►  2010 (91)
    • ►  December (7)
    • ►  November (12)
    • ►  October (10)
    • ►  September (11)
    • ►  August (9)
    • ►  July (5)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
    • ►  April (8)
    • ►  March (4)
    • ►  February (4)
    • ►  January (14)
  • ►  2009 (46)
    • ►  December (15)
    • ►  November (7)
    • ►  October (8)
    • ►  September (8)
    • ►  August (3)
    • ►  July (2)
    • ►  March (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2008 (19)
    • ►  October (2)
    • ►  September (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (2)
    • ►  April (4)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2007 (8)
    • ►  December (1)
    • ►  November (2)
    • ►  October (3)
    • ►  September (2)
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose