facebook google twitter tumblr instagram linkedin
  • Home
  • Travel
  • Life Style
    • Category
    • Category
    • Category
  • About
  • Contact
  • Download

Inspirasi Syahadah

Everyday is a miracle :)




Penantian adalah suatu ujian
Tetapkanlahku selalu dalam harapan
Kerana keimanan tak hanya diucapkan
Adalah ketabahan menghadapi cobaan

Sabarkanlahku menanti pasangan hati
Tuluskanku sambut sepenuh jiwa ini
Di dalam asa diri menjemput berkahMu
Tibalah izinMu atas harapan ini

Rabbi….Teguhkanlahku di penantian ini
Berikanlah cahaya terangMu selalu
Rabbi…..Doa dan upaya hambaMu ini
Hanyalah bersandar semata kepadaMu

Sabarkanlahku menanti pasangan hati
Tuluskanku sambut sepenuh jiwa ini
Di dalam asa diri menjemput berkahMu
Tibalah izinMu atas harapan ini

Rabbi….Teguhkanlahku di penantian ini
Berikanlah cahaya terangMu selalu
Rabbi…..Segala upaya hambaMu
Hanyalah bersandar semata kepadaMu

Rabbi….Redhoilah penantianku ini
Hadirkanlah ketenteraman di dalam hati
Rabbi....Hanyalah padaMu doaku ini
Duhai tempat mengadu segala resah diri



By Dan's

Download Now 
Credit on Image

December 31, 2009 No Comments





Hari ini hari lahirku. Sudah 23 tahun aku hidup di dunia ini. Serasa sudah lama, terkadang baru sebentar cuma. Entahlah.. sukar kugambarkan perasaan ini.

Tapi aku terasa sangat teruja menunggu tiba tarikh ini. Satu sebab dari sebanyak-banyak sebab yang lain, kerna ini kali pertama selepas aku tidak lagi bergelar pelajar (dalam erti kata secara formal). Selepas 16 tahun dari Sekolah Rendah membawa ke sekolah menengah, kemudian ke asasi dan kemudiannya ke menara gading, varsiti kebanggan Universiti Malaya.

Semalam kami sempat keluar ke kedai kek membeli kek di Fourteen, kemudian menyambutnya dengan makan nasi di Cafe Fourteen (lapar sangat). Bersama Kak Asmath, Tasnim Hissan, Nur Masmarina dan dik Nur_Jayyid. Aku sangat gembira mendapat ucapan melalui SMS, Facebook dan lain-lain lagi. Syukran kalian! Begitu juga hadiah dari Tasnim Hissan, Nur Masmarina, dan Halawatul Nasirah. Kemudian aku balik menyambutnya di rumah bersama kek dengan tulisan khas.

Bagaimana ingin kubicara lagi... Nasyid ini bisa menggambarkan diriku di saat ini. Nasyid tema sempena Hari Lahir. Suka sangat! 

DALAM DOA BY HARIS SHAF-FIX (Download dan Hayati Sekarang)

Duduk bersimpuh dihadapan-Mu
Mencoba mendekati-Mu yang terasa jauh
Sujud memohon ke Hadirat-Mu
Meraih cinta kasih-Mu yang kuharap selalu

Mengangkat kedua tanganku meminta pengampunan-Mu
Bercucuran air mataku mengharap kau melihat, kesungguhanku
Mencari setitik cahaya-Mu di kegelapan jiwaku
Bergetar bibirku di saat ku mengucapkan nama-Mu, dalam do'a...

Semua pinta kuhaturkan pada-Mu
Semoga kau mengabulkan semuanya itu
Segala dosa kukatakan pada-Mu
Semoga Kau mengampuni kelalaianku

Sehingga akan terasa ringan di setiap langkahku
Menjalani hari-hariku yang ku tak pernah tahu, sampai kapankah?.......


“Ya Allah, bantulah aku...untuk mengingati Mu, mensyukuri Mu...
dan memperbaikkan penghambaanku pada Mu..”


"Syukur Allahku yang agung.... demi Kesempurnaan Mu yang sudi menjadi Tuhanku... Tuanku... Nyawaku... Ruhku... Pelindung hidup matiku... Cinta Hatiku... 
Syukran Jazilan Nabiku Muhammad S.A.W yang tabah ... demi kema'suman mu yang sudi menjadi Nabiku... Rasulku.. Kecintaanku... Kerinduanku... 
Terima Kasih Islam yang suci... demi kemurnianmu yang sudi menjadi deenku... jalan hidupku... semangatku.. perjuanganku.. 
Gomawo Ibuku yang memahami... demi ketulusanmu yang sudi mengandungkanku.. melahirkanku... menjadi penawarku... mencintaiku... 
Arigato Abahku yang berwibawa ... demi kesungguhanmu dalam mendidikku... menyayangiku.. menguatkanku.. merestuiku selalu... 
Xie Xie hero-heroku yang hensem... demi keletahmu yang menggembirakanku... mengusir dukaku.. menjadi sumber inspirasiku... kesayanganku... 
Gracias sahabat-sahabatku yang baik hati... demi kemesraan kalian yang menyejuk mata hatiku... berkongsi lelahku.. menyokongku.. ikhlas denganku... 
Merci...Danke...Syukriya...Kap Kun..Obrigado.. untuk ‘seseorang’ yang istimewa... demi keluhuranmu yang sudi menungguku.. setia denganku.. menjadi sebahagian dariku.. "
Insya Allah!
Di sini.. kala dewasa menjengah.. khusus inginku nukilkan mengenai sahabatku yang bersama mengongsi suka duka..
Dari PRA SKLG, kemudian SK Gunong, membawa ke SK Bukit Kenak, kemudian langsung ke Maahad Muhammadi Perempuan, lalu berpindah ke Nurul Ittifaq. Kemudian lagi ke Asasi kesayanganku di NilamPuri dan ke Lembah Pantai, Varsiti Perdana UM... sungguh! Banyak kenangan diukir dilorek dipatri kemas kukuh kejap.

Ada Linda :: Baiti, Suhaila, Asma, Jazaine, Laila, Shahida, Yati, Amalina :: Yaya, Jee, Pipah, Fazidah, Tikah, Silah :: Diya, Mas, Fadhilah, Ika, Anis, Raihan :: Dah, Yah, Ayu, Fadina, Wani, Ros, Miza, G-Roh, Azie, Elly :: Waheeda, Muni, Yati, Masyeet, Ani, Najla, Nas ::

Huu..sampai-sampai aku tidak tahu untuk menuliskan siapa lagi... terlalu banyak... belum dikira yang lebih tua atau lebih muda, kakak angkat dan adik angkat dan pelbagai lagi... apatah lagi kaum adam... ahh, semuanya memberi erti yang mendalam dalam hidupku.

Aku berjalan ke sekolah bersama-sama Jazaine sambil berkongsi ketidakmatangan seorang kanak-kanak :: Aku menyenangi Sila (UITM) yang mesra alami, bersamaku ke tuisyen malam menjelang UPSR :: Aku menelusuri resah awal remaja bersama Diya (UDM) yang begitu memahami terkadang ditemani kami oleh poster boy band :: Begitupun Dah (UPSI) yang senyap dan baik menghulurkan tangan membawa kekuatan dalam kesendirian :: Dan Waheeda yang bersifat teliti, mencuba memahami kesibukanku dalam tangis air mata :: Dan Muni yang solehah, membuka jalanku mengenal perjuangan Islam :: Yati yang berpurdah itu, selalu mendoakan jodoh yang baik untukku :: Masyeet yang unik itu, yang selalu membantuku dari sudut materi dan kewangan :: Ani yang comel, yang sering berbicara hati-ke-hati denganku :: Nas yang terkadang kalut itu, yang sering membangunkanku untuk solat malam :: Najlaa yang sempoi yang selalu brainstorming projek denganku :: Ahh hatiku meraung betapaku amat sangat terlalu bersyukur mengenal kalian dalam hidup yang sementara ini. Dan semogalah kita terus bersama bukan sahaja di sini, tapi juga di SANA yang kekal abadi Insya Allah.

Aku tidak tahu untuk berkata apa lagi........................................................................................
SYUKUR dan SYUKUR dan SYUKUR padaMU Ya ILAHI yang telah menentukan segalanya untukku. Aku redha! Aku bersyukur! Aku gembira! 

Salam Kematangan,
Syahadah al-Hafeezah bintu AMRY
December 30, 2009 No Comments

 

Isengku sudah tidak terbendung lagi. Jangan silap faham ayat mulaku ini. Ana merujuk pada isengku terhadap dunia penulisan.

Ada seorang sahabat berpesan padaku. Dalam kita melakukan hal-hal WAJIB di dalam hidup kita ini (dalam konteks manusia : ya tentunya sebagai ABID. Allah sendiri berfirman “..Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. Dan juga sebagai KHALIFAH. “..Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi...” Baca: Ibadah bukan hanya ritual dan di masjid-masjid, justeru menjadi khalifah itu sebagai ibadah kepada-Nya. Khalifah?? = Orang yang menegakkan agama dan mentadbir dunia dengannya), kita juga tidak harus mengesampingkan minat dan kecenderungan kita. Biar saja semuanya berpadu membentuk suatu bentuk peribadatan yang diberkahi Allah.

Jangan kerana sibuk berjuang, mesyuarat-mesyuarat persatuan, menyiapkan kertas kerja, paper project, menghadiri simposium dan konvensyen, menghadiri kuliah dan sebagainya kita jadi lupa pada minat dan hobi kita. Yang penting, biar semua gerak laku kita, kudrat kita, daya pikiran kita, jatuh bangun kita, susun atur kita, masa kita, wang kita menjadi suatu ibadah.

Agar semuanya itu dapat berkata-kata tulus di hadapan Allah suatu hari nanti, bahawa “..YA, AKU BERSAKSI YA ALLAH. BAHAWA TUANKU DAHULU INI SANGAT BAIK. SEGALANYA DILAKUKAN IKHLAS DEMI MU YA ALLAH...” Bukannya akan mendedahkan pada Allah di hadapan muka semua orang seraya layar kelakuan hodoh kita diulang tayang pada semua makhluk. Umpamanya kaki berkata “..AKU MENANGIS DIPAKSA MELAKUKAN APA YANG AKU TIDAK SUKA. AKU DIHAYUNKAN KE TEMPAT MAKSIAT SEDANG AKU TIDAK RELA..MAKA, SEKSAKANLAH DIA YA ALLAH..”

Aku mengagumi angkatan penulis muda kontemporari yang mempunyai fikrah yang jelas, dan tahu apa yang mereka ingin perjuangkan. Cukuplah mereka yang tergambar di pemikiran kalian, itulah dia angkatan itu!

So, jom3, tukarkan our passion to our devotion... To Just ALLAH! 
So, how about my passion?
Of course 1) Menulis   2) Melukis   3) Business    dan baaaaanyaaak lagi....   :) Doakan3.


Wassalam wbt.

December 29, 2009 No Comments

 


The day I've died, my pall is moving on -
But do not think my heart is still on earth!
Don't weep and pity me: "Oh woe, how awful!"
You fall in devil's snare - woe, that is awful!
Don't cry "Woe, parted!" at my burial -
For me this is the time of joyful meeting!
Don't say "Farewell!" when I'm put in the grave -
A curtin is it for eternal bliss.
You saw "descending" - now look at the rising!
Is setting dangerous for sun and moon?
To you it looks like setting, but it's rising;
The coffin seems a jail, yet it means freedom.
Which seed fell in the earth that did not grow there?
Why do you doubt the fate of human seed?
What bucket came not filled from out the cistern?
Why should the Yusaf "Soul" then fear this well?
Close here your mouth and open it on that side.
So that your hymns may sound in Where-no-place!


Poem by Mawlawi Rumi

 Credit on Image
December 29, 2009 No Comments




Love one another, but make not a bond of love
Let it rather be a moving sea between the shores of your souls.

Fill each other's cup, but drink not from one cup.
Give one another of your bread, but eat not from the same loaf.

Sing and dance together and be joyous,
but let each one of you be alone,
Even as the strings of a lute are alone
though they quiver with the same music.

Give your hearts, but not into each other's keeping;
For only The Hand of Life can contain your hearts.

And stand together yet not too near together;
For the pillars of the temple stand apart,
And the oak tree and the cypress grow not in each other's shadow.

Poem by Khalil Gibran (aka Kahlil Jubran)


December 27, 2009 No Comments

Setuju dengan konsep tu.. (ayat ude and da geng)
Kata-kata yang menjadi tajuk post ana kali ini..merupakan antara prinsipku selama ini..
Insya Allah akan dipertahankan sampai mati..
Insya Allah..

Baru saja mahu menaip post ni di notepad sebelum copy di blogger, this sweet message menerjah inbox.
Dari dik Irna Humaira rupanya... Macam kena-kena je.
"Buat Mujahidah Solehah..
Dengan kecantikanmu kau lebih elok dari matahari..
Dengan akhlakmu kau lebih wangi dari haruman..
Dengan rendah hatimu kau lebih tinggi dari rembulan..
Dengan kelembutanmu kau lebih halus dari rintik hujan..
Maka pertahankanlah keindahan ini..
Agar kau terus-terusan menjadi sayap kiri perjuangan Islami..
Penegak Kalimah Allah di muka bumi ini.."
Tq dik Irnawati cute!

Lembut...tapi bijak, tegas dan kuat.. Harus ada pada jati diri setiap manusia apatah lagi wanita. Kelembutan itu penyejuk hati dalam rumah tangga..
Siapa tak suka pada kelembutan.? Yang menenangkan jiwa...membahagiakan hati.. Tidak kira dia lelaki atau perempuan.
Perempuan perlukan lelaki yang lembut (tak setuju dengan konsep 'lembut' ala-ala sotong), tapi lelaki yang lembut hati dan jiwa, pada perilaku, ucapan dan perbuatan..
Nabi Muhammad SAW pemimpinku juga seorang yang lembut. Pada isteri, anak, sahabat mahupun siapa yang jahat pada Baginda..Siapa yang berani menafikannya bilang padaku?

Dengan kelembutan, lelaki itu akan menjadi perwira sejati
Dengan kelembutan, wanita itu akan menjadi bidadari
Dengan kelembutan lelaki bisa meratukan wanita
Dan dengan kelembutan juga wanita bisa merajakan lelaki

Aku sangat tersentuh khususnya bila melihat wanita yang sangat kuat dan tabah.
Kenapa wanita harus menanggung sakit period-pain?
Coba aja siapa yang pernah rasa? Urat pinggang macam nak putus, perut memulas dan ingin muntah. Atau sekadar perut menegang yang amat. Bukan sekali sahaja seperti berkhatannya lelaki.
Tapi setiap bulan harus lesu dan letih.. Sebenarnya...ini persediaan untuk wanita melahirkan..
Kenapa Allah tak jadikan lelaki yang mengandung? Tapi wanita...
Coba aja siapa yang pernah rasa? Sakit pinggang...urat-urat kaki menegang.. badan menjadi sembab dan bulat.. Belum dikira saat bayi menendang. Ke hulu ke hilir membawa 'orang' lain bersama.
Bukan ringan tapi 3, 4 kilogram. Aku lantas teringat ceramah seorang ustazah bertemakan tentang Jasa Ibu.
"Kalau lelaki itu mahu cuba rasa dan lihat bagaimana, ikatlah kampit beras di badannya dan bawanya ke mana-mana. Bukan sehari tapi ditambah kandungannya setiap hari. Sehari tambah secupak-secupak. Sampai akhirnya 3,4 kilogram. Sampai 9 bulan. Jangan pernah berhenti.."
Kadang-kadang aku akui, memang lelaki agak manja..khususnya bila sakit. Padahal demam selesema atau sakit kepala saja...(atau sebenarnya mahu bermanja? ...hmmm)

Dan sungguh! Aku jadi 'serungg..' alias 'seriau'.....memikirkan bagaimana proses kelahiran itu... Aku menutup mata sepertimana biasa kulakukan saat wajah hantu muncul ketika menonton cerita seram, ketikamana aku menonton dua video kelahiran sama ada pembedahan atau kelahiran biasa...
Bayangkan melahirkan kepala sebesar bayi dari ruang sesempit itu. Belum lagi dikira dengan berlaku komplikasi songsang.. Memang bertarung antara hidup dan mati..
Menurut faktanya, beribu-ribu urat saraf sekitar rahim akan putus.. Memang syahid andai gugur..   
Aku jadi insaf....Ya Allah besarnya jasa ibu. Oleh itu ibu dilebihkan 3 darjat dari ayah. "Ummuka...ummuka...ummuka...Barulah abuuka." Sabda kekasih hatiku.
Dalam al-Furqan juga dipatrikan oleh Allah dengan indah sekali..Dalam surah Luqman ayat 14
"Dan Kami perintahkan kepada manusia mengenai dua orang ibu-bapanya;  Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya (memberi minum susu)
dalam dua tahun. Bersyukurlah  kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapamu, hanya kepada-Kulah kamu akan kembali."
Bagaimana hendak ditafsirkan dan difahami perkara sedalam itu? Wahnan 'ala Wahnin...?? menyebutnya saja sudah terasa berat yang bertambah-tambah.. Astaghfirullah..
(Mak maafkan kak, I love you and miss you mak)

Hati rasa terharu dan mata pijar tika membaca atau menonton berita mahupun cerita tentang ketabahan hati dan kekuatan jiwa seorang wanita.
Dalam Fitrah Kasih..atau Ramadhanku...atau Bersamamu...dan program seumpamanya...hati sayu malah kadangkala air mata tumpah melihat ketabahan seorang ibu yang diuji dengan kemiskinan..yang berbicara sambil mengesat-ngesat kelopak mata..

8 September 2009 (Selasa) yang lepas aku membaca Berita Harian. Tajuknya "Suami Isteri bantu tangkap peragut", berlaku di Ampang Jaya. Aku tersentuh. Begini situasi dan kisahnya. Menurut versi saya lah..
Berlaku traffic-jammed. Tiba-tiba datang peragut di tepi tingkap kereta pemandu wanita, Shahrina Akmar (31). Mereka lalu memecahkan tingkap kereta tersebut dan meminta beg tangan, lantas menarik keluar
beg tersebut. Irwan Shah (29) dan isterinya Fazilina (29) yang juga menaiki motosikal melihat kejadian tersebut. Disangkakan hanya pergaduhan kecil. Tapi melihat kejadian pelik tersebut, mereka tahu ada
sesuatu yang berlaku. "Mula-mulanya saya teragak-agak untuk mengejar kerana bimbangkan keselamatan isteri saya (siapa tak sayang bini...) namun tiba-tiba isteri menjerit menyuruh saya mengejar kedua-dua lelaki
tersebut. Ini sekaligus memberi semangat pada saya." kata Irwan. Irwan pun teruslah mengejar dan melanggar motosikal mat hampeh tu dari arah belakang. Keempat-empat jatuh tergolek di atas rumput di tepi jalan.
Kata Irwan lagi "Isteri saya segera bangun kembali dan cuba menarik beg tangan daripada peragut terbabit. Tapi saya suruh dia lepaskan kerana bimbang peragut itu mempunyai senjata (sekali lagi siapa tak sayang bini...) Pastu polis pun datang... Begitulah alkisahnya. So sweet : )

Dan lagi, aku sangat suka menonton kartun especially kartun Jepun dan Korea. Manga-manga ini sangat comel dan cute. Lukisannya juga hidup dan semulajadi. And big hands! Tentulah pada kartun2
Studio Ghibli.. : ) (Ponyo, Spirited Away, Howls Moving Castle, Panda Go Panda!, My Neighbour Totoro etc)
Dalam cerita Ponyo, anak ikan pink yang bertukar jadi budak perempuan rambut pink tu.. aku sangat mengagumi Rika, emak budak lelaki bernama Sosuke tu. Lembut...tapi tegas dan kuat.
Antara scene nya bila Rika bawa kereta dan berusaha balik ke rumahnya di atas bukit.
Dan juga kartun The Incredible, aku kagum pada watak Elastic Girl maknya. Scenenya bila kapal terbang yang dipandunya mahu diletupkan oleh peluru berpandu.
Dan juga pada Aki Ross dalam Final Fantasy: The Spirit Within. Scene akhir bila orang kesayangannya mati..
Dan juga pada cerita 'One Litre of Tears', sebuah cerita Jepun adaptasi dari kisah benar...Ibu Aya San yang sangat tabah... dan Aya sendiri  ;-/

Kelembutan itu penting... ini petikan dari e-book novel pdf, BIDADARI UNTUK IKHWAN karya Kang Fajar Agustanto, membuat aku semakin faham.

JILID 7.
“Akhi, ana pengen menikah dengan antum bukan karena harta antum. Atau bahkan
jaminan antum! Kalaulah antum belum bekerja. Asal antum mau, pasti ada pekerjaan buat antum! Ana cuma mengingatkan antum saja. Bahwa antum, tidak akan bisa memberikan ana jaminan kepastian untuk bisa menghidupi ana! Kalaulah ana menikah dengan antum, antum bukanlah penjamin hidup ana. Atau bahkan bisa memberikan nafkah kepada ana! Allahlah yang menjamin rezeki tiap-tiap umatnya. Lalu kenapa kita harus takut untuk melangkah dalam pernikahan, karena alasan soal rezeki atau nafkah. Semua serahkan ke Allah. Kalau ana jadi istri antum, ana siap hidup menderita karena harta. Tetapi berlimpah-limpah keimanan! Dan ingat akh, menikah juga termasuk salah satu pintu rezeki!
Subhanallah ucapku lirih dalam hati. Yaa Allah, aku siap menikah sekarang juga, kalau Engkau memang memberikan bidadari ini padaku. Ucapannya lembut, tutur katanya santun. Tidak menggurui. Tetapi tetap, dalam di hati. Sungguh bidadari yang turun ke bumi. Entah siapa dia. Pokoknya aku sudah tidak butuh lagi wajah cantiknya. Aku tidak butuh lagi keindahan dan kemerduan suaranya. Asal wanita ini siap berjalan denganku menuju Jannah Illahi." 

JILID 14
"Malam yang indah. Aku dan istriku berjalan beriringan. Sedari kampus, aku langsung berjalan-jalan di keremangan malam. Indah. Bintang-bintang menaburkan segala cahayanya untuk menyemarakkan perjalanan kami berdua. Bulan bersinar dengan keremangan cahayanya. Sungguh indah. Atau mungkin sebenarnya ini biasa. Hanya saja karena aku tidak pernah menikmati suasana seperti ini. Atau karena pada saat itu aku tidak mempunyai seorang pendamping di sisiku. Semua keindahan ini memang benar-benar menjadikan kita benar-benar bersyukur. Sungguh, nikmat mana yang akan kamu dustakan.
Sudah delapan bulan aku menikahi seorang bidadari. Hidupku benar-benar menjadi sangat berarti. Aku benar-benar merasakan kasih sayang seorang bidadari. Perangai yang lembut, tutur kata yang menyejukkan hati, sifat pengayom. Membuat aku benar-benar menikahi seorang bidadari surga. Tak lupa wajah yang cantik. Meskipun itu bukan prioritas. Kami berdua selalu melalui hari-hari dengan indah. Hari-hari penuh ibadah"

Sungguh gila lelaki yang pemarah, bengis, egois dan baran. Mereka yang bersifat begitu telah sering kalah dengan nafsu ammarah..dan nafsu diri yang buruk serta hasutan syaitan.
Bukan tak sering aku melihat lelaki-lelaki yang agak kurang berperi kemanusiaan. Dalam gerakerja juga ada. Memberi arahan itu dan ini sedangkan yang melaksanakan semuanya adalah akhawat. Kemudian lelaki juga yang mendapat nama. Bukan tak sering teman akhawatku datang menghamburkan air mata di depanku. Masalah partner dan sebagainya.. Tapi tidak mengapalah. Nama juga orang. Nama juga perjuangan. Tentu pelbagai ragam. Dan ujian.
    
Ini Mesej dari Halawatul Nasirah teman baikku, ku titipin lagi buat kalian khususnya para akhawat. Moga ada gunanya..
"Dirimu terhias sebagai sebaik-baik ciptaan.. maka jadikanlah dirimu Nisa' yang boleh menjadi Mujahidah...Jihad di jalan Allah..
Jadikanlah dirimu antara fatayaat yang dijulang..cantik dipandang tapi susah untuk dipegang..
Jadikanlah dirimu gadis manis yang tak pernah kalah dengan redup panahan mata Adam.
Biar nafsumu hidup dalam Tarbiyyah di jalan Dakwah bertintakan darah dan air mata perjuangan..dititip atas warkah penuh kemuliaan dan dikirimkan untuk Mujahidah menuju Tuhan.."

Salam Mujahidah Solehah dari Mawar_Mujaheedah!
Salam Lembut....tapi bijak, tegas dan kuat dari Syahadah al-Hafeezah!
December 27, 2009 No Comments

Sebenarnya until now I'm thinking hard about my future.
So rasa messy sikit. Banyak benda fikir.
Memang Allah akan mengaturkan yang terbaik untuk kita.
Tapi masih kita perlu berusaha.

Ana memikirkan tentang cita-cita dan impian.
Apa yang ingin ana capai dalam hidup?
Ke arah mana ana ingin tuju?
Bidang mana ana ingin fokus?
Amal jama'ah dan ijtima'iyyah mana ana ingin fokus dan terlibat?
Tentang batch yang baru grad, membawa haluan masing-masing.
Tentang jodoh dan sebagainya?

Ana rasa inilah masa yang paling kritikal dalam hidup ana (setakat ini)
Kalau dahulu kita masih boleh hidup biasa-biasa dalam jagaan ibu bapa.
Sekarang ana berfikir keras tentang masa depan yang lebih serius.

Doakan.........
December 23, 2009 1 Comments
Newer Posts
Older Posts

About me



A simple me, Syahadah Hafeezah.
Co-Founder at
MYHEAVEN GROUP SDN. BHD.
Printing | Boutique

Follow Us

Labels

Arkib Syahadah bayi berbuka berpuasa Bingkisan_Mujahidah breastfeeding Buatmu Akhawat Fillah cinta cirit-birit DIARI HIDUP fidyah Free Wallpaper Gerbang Pendidikan Hadith Habibi hari lahir Hari-hari adalah Perjuangan Hari-Hari adalah Perjuangan.. Hebahan ibu Info Inspirational Motivational jannah Jurnal Kesyukuran Lagu Ini Me Myself and I MOTIVATION Muhasabah Cinta muslimah Nasihat Buat Puteri Nasyeed Parenting penyusuan perkahwinan perubatan qadha puasa Ramadhan sabar sakit perut Sembang Buku Sembang_Buku Sembang_Isu Seputar Kemahasiswaan suami Tafsir Hati Tasyji' tazkeerah.net Tazkirah tinta_kejora TIPS uzur Wacana_Fikrah walimah WALIMAH CINTA Walimah Sakinah WOMENS HEALTH

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2018 (1)
    • ▼  November (1)
      • Blog My Love
  • ►  2016 (3)
    • ►  September (1)
    • ►  May (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2014 (9)
    • ►  November (1)
    • ►  July (4)
    • ►  June (1)
    • ►  February (3)
  • ►  2013 (2)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
  • ►  2012 (6)
    • ►  October (1)
    • ►  July (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (3)
  • ►  2011 (128)
    • ►  December (1)
    • ►  November (3)
    • ►  October (8)
    • ►  September (6)
    • ►  August (11)
    • ►  July (7)
    • ►  June (6)
    • ►  May (15)
    • ►  April (17)
    • ►  March (14)
    • ►  February (21)
    • ►  January (19)
  • ►  2010 (91)
    • ►  December (7)
    • ►  November (12)
    • ►  October (10)
    • ►  September (11)
    • ►  August (9)
    • ►  July (5)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
    • ►  April (8)
    • ►  March (4)
    • ►  February (4)
    • ►  January (14)
  • ►  2009 (46)
    • ►  December (15)
    • ►  November (7)
    • ►  October (8)
    • ►  September (8)
    • ►  August (3)
    • ►  July (2)
    • ►  March (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2008 (19)
    • ►  October (2)
    • ►  September (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (2)
    • ►  April (4)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2007 (8)
    • ►  December (1)
    • ►  November (2)
    • ►  October (3)
    • ►  September (2)
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by ThemeXpose