Selamat Jalan Mujahid Mujahidah Ku.. ='/

by - May 26, 2011

21 Mei 2011.... ada dua tragedi kematian yang pilu..
Satu di Malaysia, lebih tepatnya di Hulu Langat.. Kira-kira jam 2.30 petang..
Dan satunya di Indonesia.. lebih tepatnya di Cirebon.. awal pagi..

Walau kedua-duanya berlaku jauh dari diri ini.. bukan di tepi rumah sendiri..
Dan malah tidak pun mengenal mujahid dan mujahidah ini...
Namun kerna tali aqidah pada Allah yang qudus dan suci.
Dan kerana mereka adalah mujahid dan mujahidah yang sejati...
Maka hati menjadi bergetar dan pilu tak terperi...
Mata menjadi hangat sekali..
Al Faatihah terus-terusan di kirimi....



Gambar yang sempat dirakamkan sebelum kejadian tanah runtuh berlaku
Al-Faatihah..

Puncak keharuan saya apabila mendengar Sembang Pagi IKIM pada pagi beberapa hari selepas kejadian... Air mata dan sendu muncul tak terasa..

"Kadangkala Allah datangkan bencana untuk memberi kesedaran pada kita yang tinggal ini.. Dengan mengambil nyawa orang-orang yang Dia sayang..."

"Di Malaysia, sedar tak sedar, pembangunan anak yatim, sekolah-sekolah agama di anak tirikan.. tidak diluluskan peruntukan, peruntukan sedikit, dan memperuntukkan tanah-tanah yang terbiar di lereng lereng bukit dan sebagainya.."

Itu antara respon-respon dari pemanggil Ikim.fm..

Dan paling saya terkesan dengan hadith ini, yang dibacakan oleh seorang pemanggil, seorang Ustaz..


عن عمران بن حصين : أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال في هذه الأمة خسف ومسخ وقذف فقال رجل من المسلمين يا رسول الله ومتى ذاك ؟ قال إذا ظهرت القينات والمعارف وشربت الخمور

Maksudnya : Daripada Imran bin Husoin bahawa Rasulullah s.a.w bersabda : “Dalam Umat ini akan ada yang akan ditenggalamkan dalam bumi (ditimbus tanah), ditukar kejadiannya, dan dipanah halilintar”. Berkata seorang lelaki (sahabat) daripada muslimin : Wahai Rasulullah, bilakah ia akan berlaku? Jawab baginda :” Apabila munculnya wanita-wanita penyanyi dan alat-alat muzik dan diminumnya arak”. [al-Tarmizi, Kitab al-Fitan, (2212)]. 


Dan keduanya..adalah pulangnya ke Rahmatullah....
dalam satu kemalangan jalan raya bersama keluarganya..
Ustazah Yoyoh Yusroh...seorang muslimat PKS..
Senator Wakil Parlimen Indonesia...
Ustazah Yang dikasihi fillah..
walau tidak pernah bersua..
Namun hammaasah dan istiqomahnya meresap ke sanubari ini...



Membaca kata-katanya...
Membuat sekali lagi.....saya yang hina dan jahil ini..
jadi termenung panjang....

Kata beliau..

"Berbicara mengenai visi pernikahan, visi pernikahan itu adalah visi da'wah. Sehingga apabila visi pernikahan telah menjadi visi da'wah, apapun masalah yang tengah dihadapi oleh keluarga kita, masalah itu tidaklah terlalu besar bila dibandingkan dengan masalah umat. Maka keluarga itu tidak akan memperumit masalah-masalah kecil.”

“Bagaimana dengan menunda pernikahan?”

“Ternyata apabila menunda pernikahan, maka akan menunda kelahiran dan kebangkitan umat, menunda pernikahan akan menghambat pertumbuhan atau penambahan umat-umat yang berkualitas. Bukankah Rasul senang dengan umat yang banyak dan berkualitas. Dan bukankah kita rindu dengan lahirnya kembali kepemimpinan Islam dan Islam menjadi soko guru seluruh alam ?”

Bu Yoyoh  juga sering mengingatkan para wanita supaya menjaga pemakanan kerana katanya,

"Rahim seorang wanita harus dipersiapkan untuk menghasilkan generasi yang terbaik. Jadi, makanlah hanya sesuatu yang halal dan toyib

Siapa kata kelelahan menguruskan anak-anak kecil menghalang diri daripada bangun beribadah pada malam hari? Jika anak kecil sering menangis kerana takut ditinggalkan ibu yang bangun bertahajjud? Apa kata ibu ini?

“Insya Allah masih bisa ukhti…Yang namanya bayi, ya tugasnya memang nangis. Malah kita khawatir kalau dia tidak bisa menangis tapi anteng terus. Nah, anti bisa siapkan bayi dulu dengan memmbersihkan dari najis, terus dipasang pampers, lalu menyempatkan diri wudhu sebentar. Saatnya sholat, gelarlah kasur kecil di samping sajadah kita dan taruh bayi di situ. Kalau dia menangis, jangan panik dulu, tetap teruskan sholat. Tapi kalau terlihat tanda-tanda nangisnya tak mau berhenti, gendonglah dia sambil sholat. Insya Allah dalam dekapan si ibu, dia akan tenang kembali. Sekaligus ini memberikan tarbiyah ruhaniyah padanya, sejak kecil sudah merasakan dan menyaksikan ibunya selalu bangun untuk sholat lail di sepertiga malam”. 
Masya Allah! Luar biasa sekali!
Bisa baca juga di sini.

Beberapa hari sebelum dijemput pulang menghadap Ilahi, Bu Yoyoh mengirimkan sms berikut terhadap temannya:

“Ya Rabb, aku sedang memikirkan posisiku kelak di akhirat. Mungkinkah aku berdampingan dengan penghulu para wanita, Khadijah Al-Qubra yang berjuang dengan harta dan jiwanya? Atau dengan Hafshah yang dibela Allah saat akan dicerai karena shawwamah (rajin puasa) dan qawwahmahnya (rajin sholat malam)? Atau dengan Aisyah yang telah hafal 3500-an hadits, sedang aku… ehm, 500 juga belum. Atau dengan Ummu Sulaim yang shabirah (penyabar). Atau dengan Asma yang mengurus kendaraan suaminya dan mencela putranya saat istirahat dari jihad. Atau dengan siapa ya Allah? Tolong beri kekuatan untuk mengejar amaliyah mereka sehingga aku layak bertemu mereka bahkan bisa berbincang dengan mereka di Taman Firdaus-Mu”.

Ibu Yoyoh telah kembali pada Tuhan..kerna tugasnya di dunia ini telah selesai...
Dengan meninggalkan 13 orang mujahid mujahidah...
Sedangkan aku ini...?
Allahu akbar...

"Selamat jalan hai mujahid
Do'a kami mengiringi
Dengan jiwa nan tentram suci
Kepada
kembali ....."

Sedarlah semua...!

Kita ini semuanya telah datang dari Allah....
Dan pasti kembali pada Nya..!

Masa untuk kita juga pasti tiba..
Untuk meninggalkan dunia..
Ayuh kita bersedia..!!
Fatamorgana dunia apakah lagi yang kita kejari...????
Janji Allah manakah lagi yang tidak kita yakini??? 




 
 Share This Post =')

You May Also Like

0 Comments